Esf Report Heading
JOKOWI ADALAH GENERASI BARU PEMIMPIN INDONESIA

Pusat perhatian puluhan juta, bahkan lebih dari seratus juta rakyat Indonesia tersita oleh acara Deklarasi Pemilu Damai yang diadakan Komisi Pemilihan Umum dan disiarkan langsung beberapa stasiun televisi kemarin malam (Selasa, 3/6/2014). Salah satu bahan perbincangan publik yang ramai, terutama di berbagai media sosial, adalah penampilan berbeda Calon Presiden Joko Widodo.

Untuk memahami latar belakang penampilan berbeda Capres yang diusung PDI Perjuangan, Partai NasDem, PKB, Partai Hanura dan PKP Indonesia itu jaringan Jawa Pos, Media Indonesia bersama beberapa media lain mewawancarai Eep Saefulloh Fatah, mewakili Jenggala Center yang merupakan salah satu posko pemenangan Capres Joko Widodo dan Cawapres Jusuf Kalla.

Berikut adalah transkrip wawancara tersebut.


 
Indonesia Mencari Wapres

Oleh Eep Saefulloh Fatah

Setiap zaman punya kecemasannya sendiri. Setiap kecemasan punya zamannya sendiri. Begitulah, di masa Orde Baru banyak orang cemas bahwa  Presiden (Wapres) hanya sekadar ban serep. Hari-hari ini, sebagian orang mencemaskan kemungkinkan hadirnya Wapres yang tak sekedar ban serep. Tiba-tiba, Wapres yang berfungsi optimal m [ ... ]


 
BERITA
Konflik Golkar: Kalla pun Menyerah
30 Juli 2015 - Islah Partai Golkar yang berantakan di sejumlah daerah membuat Wakil Presiden Jusuf Kalla geram. Ia menyarankan agar calon kepala daerah yang tidak bisa ikut pilkada berpindah partai. "Artinya, tidak bisa didukung Golkar, bisa saja mereka didukung partai lain," katanya kemarin di Kantor Wakil Presiden.
 
Konflik Golkar: Golkar Dipastikan Absen di Sejumlah Daerah
30 Juli 2015 - Islah sementara dua kepengurusan Partai Golongan Karya, yang semula dibuat demi kader partai berlambang beringin bisa mengikuti pemilihan kepala daerah serentak, ternyata tak sepenuhnya tuntas. Kedua kubu tak berhasil menyepakati calon tunggal di sejumlah daerah. Walhasil, Golkar dipastikan absen dalam pemilihan daerah itu. "Masalah ini tidak terhindarkan. Konflik kepentingannya terlalu besar," kata anggota tim penjaring calon peserta pilkada dari kubu kepengurusan Aburizal Bakrie, M.S Hidayat, kepada Tempo, kemarin.
 
Pilkada Serentak: Petahana Kuat Menjadi Alasan, KPU Gelar Pilkada Serentak dalam Dua Jalur
30 Juli 2015 - Dari 269 daerah yang akan menggelar pemilihan kepala daerah serentak pada Desember 2015, sebanyak 15 daerah di antaranya masih memiliki pasangan bakal calon yang mendaftar di Komisi Pemilihan Umum kurang dari dua. Kuatnya petahana menjadi alasan utama minimnya calon di sejumlah daerah.
 
 
Advertisement

Follow Us