Esf Report Heading
JOKOWI ADALAH GENERASI BARU PEMIMPIN INDONESIA

Pusat perhatian puluhan juta, bahkan lebih dari seratus juta rakyat Indonesia tersita oleh acara Deklarasi Pemilu Damai yang diadakan Komisi Pemilihan Umum dan disiarkan langsung beberapa stasiun televisi kemarin malam (Selasa, 3/6/2014). Salah satu bahan perbincangan publik yang ramai, terutama di berbagai media sosial, adalah penampilan berbeda Calon Presiden Joko Widodo.

Untuk memahami latar belakang penampilan berbeda Capres yang diusung PDI Perjuangan, Partai NasDem, PKB, Partai Hanura dan PKP Indonesia itu jaringan Jawa Pos, Media Indonesia bersama beberapa media lain mewawancarai Eep Saefulloh Fatah, mewakili Jenggala Center yang merupakan salah satu posko pemenangan Capres Joko Widodo dan Cawapres Jusuf Kalla.

Berikut adalah transkrip wawancara tersebut.


 
Indonesia Mencari Wapres

Oleh Eep Saefulloh Fatah

Setiap zaman punya kecemasannya sendiri. Setiap kecemasan punya zamannya sendiri. Begitulah, di masa Orde Baru banyak orang cemas bahwa  Presiden (Wapres) hanya sekadar ban serep. Hari-hari ini, sebagian orang mencemaskan kemungkinkan hadirnya Wapres yang tak sekedar ban serep. Tiba-tiba, Wapres yang berfungsi optimal m [ ... ]


 
BERITA
Kompetisi, Konsolidasi, dan Konflik

17 Desember 2014 - LEBIH dari 70 persen pengurus partai tingkat pusat dan daerah akan diisi kader muda. Demikian janji Ketua Umum Golkar versi Musyawarah Nasional Bali Aburizal Bakrie ataupun Agung Laksono, Ketua Umum Golkar versi Munas Jakarta.

Janji Agung Laksono sedikit lebih jelas dengan menyebutkan, kader muda yang dimaksud adalah berusia di bawah 45 tahun. Sementara itu, Aburizal menyebut beberapa kader Golkar yang berusia sekitar 50 tahun sebagai kader muda.

 
Parpol Janjikan Kaderisasi

17 Desember 2014 - Kritik terkait kemandekan kaderisasi partai politik, sesuai hasil survei Cyrus Network, diterima dengan terbuka oleh para politisi. Politisi dari berbagai parpol, Selasa (16/12), mengungkapkan sejumlah program yang dijalankan untuk menjaring kader-kader muda. Hal itu, antara lain, melalui pelatihan dan sekolah politik.

Terkait kaderisasi di Partai Golkar, Ketua Umum Partai Golkar versi Munas Bali Aburizal Bakrie menjanjikan pendirian sekolah politik bagi kader. ”Saya akan mendirikan gedung permanen untuk para kader,” ujarnya.

 
Sengketa Partai Golkar Bakal Berlarut-larut

17 Desember 2014 - Partai Golkar berada di ambang sengketa kepengurusan yang berkepanjangan setelah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia mengakui musyawarah nasional yang digelar kedua kubu berseteru, namun menolak mengesahkan kepengurusan yang dihasilkannya.

Pemerintah hanya mengakui kepengurusan hasil Munas Pekanbaru, Riau, pada 2009. "Yang tercatat kepengurusan lama di sana ada Aburizal dan Agung," kata Menteri Hukum Yasonna Laoly di Jakarta kemarin.

 
 
Advertisement

Follow Us