Esf Report Heading
JOKOWI ADALAH GENERASI BARU PEMIMPIN INDONESIA

Pusat perhatian puluhan juta, bahkan lebih dari seratus juta rakyat Indonesia tersita oleh acara Deklarasi Pemilu Damai yang diadakan Komisi Pemilihan Umum dan disiarkan langsung beberapa stasiun televisi kemarin malam (Selasa, 3/6/2014). Salah satu bahan perbincangan publik yang ramai, terutama di berbagai media sosial, adalah penampilan berbeda Calon Presiden Joko Widodo.

Untuk memahami latar belakang penampilan berbeda Capres yang diusung PDI Perjuangan, Partai NasDem, PKB, Partai Hanura dan PKP Indonesia itu jaringan Jawa Pos, Media Indonesia bersama beberapa media lain mewawancarai Eep Saefulloh Fatah, mewakili Jenggala Center yang merupakan salah satu posko pemenangan Capres Joko Widodo dan Cawapres Jusuf Kalla.

Berikut adalah transkrip wawancara tersebut.


 
Indonesia Mencari Wapres

Oleh Eep Saefulloh Fatah

Setiap zaman punya kecemasannya sendiri. Setiap kecemasan punya zamannya sendiri. Begitulah, di masa Orde Baru banyak orang cemas bahwa  Presiden (Wapres) hanya sekadar ban serep. Hari-hari ini, sebagian orang mencemaskan kemungkinkan hadirnya Wapres yang tak sekedar ban serep. Tiba-tiba, Wapres yang berfungsi optimal m [ ... ]


 
BERITA
Komisi II Rekomendasikan Bentuk Pansus

2 September 2014 - Berbagai kecurangan penyelenggaraan pemilihan umum akan diselidiki lebih jauh. Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat, Senin (1/9), mengeluarkan rekomendasi pembentukan Panitia Khusus Pemilu 2014.

Rekomendasi tersebut disepakati dalam rapat dengar pendapat Komisi II DPR dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dengan agenda evaluasi pemilu. Panitia Khusus (Pansus) Pemilu dibentuk untuk melakukan penyelidikan terkait data pemilih, proses penghitungan dan pergerakan suara dari tempat pemungutan suara ke KPU, penggunaan anggaran, hingga penggunaan sistem teknologi dan informasi.

Ketua Komisi II Agun Gunanjar Sudarsa menegaskan, rekomendasi tersebut akan segera disampaikan kepada pimpinan DPR. ”Besok (hari ini), rekomendasi kami sampaikan ke pimpinan. Bagaimana kelanjutannya, bukan urusan Komisi II,” tuturnya.

 
Jokowi-JK Diharapkan Tingkatkan Kemitraan

2 September 2014 - Pemerintah baru Joko Widodo dan Jusuf Kalla diharapkan dapat terus meningkatkan kemitraan yang strategis dengan pemerintah dan masyarakat Jepang. Sebagai mitra strategis, Indonesia dan Jepang diharapkan tidak hanya ikut memberi kesejahteraan bagi masyarakat di kedua negara, tetapi juga di kawasan.

Hal itu diungkapkan wakil presiden terpilih Jusuf Kalla seusai bertemu dengan Yasuo Fukuda, Ketua Asosiasi Persahabatan Indonesia-Jepang yang juga mantan Perdana Menteri Jepang, Senin (1/9), di Jakarta.

”Lima tahun ini, kerja sama Indonesia dan Jepang berkembang pesat. Saya dengar investasi dan perdagangan kedua negara meningkat tinggi. Sebagai mitra strategis, Indonesia dan Jepang harus terus meningkatkan kerja sama agar dapat ikut memajukan kedua bangsa dan bangsa-bangsa di sekitarnya,” ujar Kalla saat dihubungi Kompas.

 
Pemerintah Mendengar Rakyat

2 September 2014 - Pemerintah tidak mau memaksakan kehendak kepada rakyat. Setelah mendukung gubernur dipilih langsung lewat pemilihan kepala daerah, pemerintah akhirnya sepakat untuk tetap mempertahankan mekanisme pemilihan bupati/wali kota seperti mekanisme yang berlaku, yaitu bukan dipilih oleh anggota DPRD.

”Pemerintah mendengar dan mengikuti keinginan masyarakat. Kalau masyarakat masih menghendaki sistem pemilihan langsung, pemerintah tidak keberatan untuk tetap pada sistem pemilihan langsung atau pilkada,” ujar Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri Djohermansyah Djohan, Senin (1/9), di Jakarta.

Sebelumnya, pemerintah ingin mekanisme pemilihan bupati/wali kota dilakukan oleh DPRD. Keinginan itu dimasukkan dalam Rancangan Undang-undang Pemilihan Kepala Daerah (RUU Pilkada) yang kini dibahas bersama DPR. Alasan pemerintah sebelumnya adalah untuk menekan biaya tinggi selama pilkada, yang selama ini kerap memicu korupsi oleh calon kepala/wakil kepala daerah.

 
 
Advertisement

Follow Us