Esf Report Heading
JOKOWI ADALAH GENERASI BARU PEMIMPIN INDONESIA

Pusat perhatian puluhan juta, bahkan lebih dari seratus juta rakyat Indonesia tersita oleh acara Deklarasi Pemilu Damai yang diadakan Komisi Pemilihan Umum dan disiarkan langsung beberapa stasiun televisi kemarin malam (Selasa, 3/6/2014). Salah satu bahan perbincangan publik yang ramai, terutama di berbagai media sosial, adalah penampilan berbeda Calon Presiden Joko Widodo.

Untuk memahami latar belakang penampilan berbeda Capres yang diusung PDI Perjuangan, Partai NasDem, PKB, Partai Hanura dan PKP Indonesia itu jaringan Jawa Pos, Media Indonesia bersama beberapa media lain mewawancarai Eep Saefulloh Fatah, mewakili Jenggala Center yang merupakan salah satu posko pemenangan Capres Joko Widodo dan Cawapres Jusuf Kalla.

Berikut adalah transkrip wawancara tersebut.


 
Indonesia Mencari Wapres

Oleh Eep Saefulloh Fatah

Setiap zaman punya kecemasannya sendiri. Setiap kecemasan punya zamannya sendiri. Begitulah, di masa Orde Baru banyak orang cemas bahwa  Presiden (Wapres) hanya sekadar ban serep. Hari-hari ini, sebagian orang mencemaskan kemungkinkan hadirnya Wapres yang tak sekedar ban serep. Tiba-tiba, Wapres yang berfungsi optimal m [ ... ]


 
BERITA
DPR dan Pemerintah Mulai Bahas Perpu Pilkada
15 Januari 2015 - Komisi Pemerintahan Dewan Perwakilan Rakyat dan pemerintah, hari ini, mulai membahas Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Wali Kota Lewat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah. Agenda rapat perdana ini mendengarkan pandangan Dewan untuk mempersiapkan agenda pembahasan perpu.
 
Mepet, Persiapan Aturan Pilkada, Materi Perppu Tak Perlu Dibahas
15 Januari 2015 - Waktu bagi Komisi Pemilihan Umum untuk menyiapkan pemilihan kepala daerah dari aspek pembuatan peraturan KPU menyempit, yakni tinggal dua pekan atau tepatnya hingga 26 Januari 2015. DPR diharapkan ikut memahami mepetnya jadwal ini sehingga bisa segera menjadwalkan konsultasi dengan KPU terkait pembuatan peraturan KPU.
 
Hubungan Lembaga Membaik, MA Minta Dilibatkan dalam Pembahasan PP tentang Peninjauan Kembali
15 Januari 2015 - Hubungan antara Mahkamah Agung dan Mahkamah Konstitusi sebagai pelaksana kekuasaan kehakiman ke depan diharapkan bisa lebih baik. MA juga diharapkan ikut terlibat dalam pembahasan peraturan pemerintah untuk melaksanakan putusan MK terkait PK lebih dari sekali.
 
 
Advertisement

Follow Us