Esf Report Heading
JOKOWI ADALAH GENERASI BARU PEMIMPIN INDONESIA

Pusat perhatian puluhan juta, bahkan lebih dari seratus juta rakyat Indonesia tersita oleh acara Deklarasi Pemilu Damai yang diadakan Komisi Pemilihan Umum dan disiarkan langsung beberapa stasiun televisi kemarin malam (Selasa, 3/6/2014). Salah satu bahan perbincangan publik yang ramai, terutama di berbagai media sosial, adalah penampilan berbeda Calon Presiden Joko Widodo.

Untuk memahami latar belakang penampilan berbeda Capres yang diusung PDI Perjuangan, Partai NasDem, PKB, Partai Hanura dan PKP Indonesia itu jaringan Jawa Pos, Media Indonesia bersama beberapa media lain mewawancarai Eep Saefulloh Fatah, mewakili Jenggala Center yang merupakan salah satu posko pemenangan Capres Joko Widodo dan Cawapres Jusuf Kalla.

Berikut adalah transkrip wawancara tersebut.


 
Indonesia Mencari Wapres

Oleh Eep Saefulloh Fatah

Setiap zaman punya kecemasannya sendiri. Setiap kecemasan punya zamannya sendiri. Begitulah, di masa Orde Baru banyak orang cemas bahwa  Presiden (Wapres) hanya sekadar ban serep. Hari-hari ini, sebagian orang mencemaskan kemungkinkan hadirnya Wapres yang tak sekedar ban serep. Tiba-tiba, Wapres yang berfungsi optimal m [ ... ]


 
BERITA
Pemilu yang Transparan Tumpuan Demokrasi

26 November 2014 - Pemilihan umum yang berlangsung transparan menjadi tumpuan demokrasi Indonesia karena akan langsung memengaruhi kualitas rekrutmen politik. Oleh karena itu, perlu lembaga yang benar-benar bisa dipercaya untuk menjalankan rekrutmen politik.

Saat ini, kepercayaan itu mulai terpupuk pada lembaga Komisi Pemilihan Umum (KPU).

 
Penyelesaian Struktur Nomenklatur Baru Butuh Waktu

26 November 2014 - Sebagian besar kementerian yang direorganisasi telah menyerahkan konsep desain struktur baru ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. Kementerian PAN dan RB menargetkan struktur organisasi 13 kementerian baru selesai pertengahan Desember ini.

Deputi Bidang Kelembagaan dan Tata Laksana Kementerian PAN dan RB Rini Widyantini mengatakan hal ini di Jakarta, Selasa (25/11). Kementerian PAN dan RB masih memeriksa ulang desain struktur organisasi yang dibuat setiap kementerian. ”Kementerian PAN dan RB butuh waktu untuk berdialog dengan masing-masing menteri. Konsep setiap kementerian perlu dipastikan selaras dengan program Nawa Cita Presiden,” katanya.

 
Kalla Sentil Lagi Aburizal

26 November 2014 - Mantan Ketua Umum Partai Golkar, Jusuf Kalla, menerima banyak aduan dari kader partai beringin soal kepemimpinan Aburizal Bakrie. Menurut Kalla, sebagian dari mereka kecewa terhadap Aburizal yang dinilai gagal memimpin Golkar sejak 2009. "Banyak sekali yang lapor. Saya sampaikan langsung ke Ical," kata Wakil Presiden, kemarin.

Kalla mengatakan, ia meminta mereka tak melakukan kekerasan sebagai respons kekecewaan. "Saya bilang mereka jangan menekan-nekan," kata dia. Menurut Kalla, mereka kemudian berjanji tak akan melakukan tindakan anarkistis. Sebagai solusi, Kalla langsung menyampaikan kekecewaan kader kepada Aburizal. Kalla menginginkan Aburizal menyelesaikan masalah internal tersebut sendiri.

 
 
Advertisement

Follow Us